Pernah mendengarkan lagu dengan earphone, lalu suara gitar terasa lebih kuat di sebelah kiri sementara instrumen lain terdengar dari kanan? Hal tersebut terjadi karena audio stereo membagi suara ke kanal kiri dan kanan.
Konsep yang sama kemudian dikembangkan pada teknologi surround sound. Dengan pemrosesan tertentu, suara pada headset dapat dibuat terasa datang dari posisi yang lebih beragam.
Dari Stereo ke Virtual Surround Sound
Stereo menggunakan dua kanal utama, yaitu kiri dan kanan. Perbedaan volume dan waktu suara yang diterima kedua telinga membantu otak memperkirakan posisi sumber suara.
Sementara itu, virtual surround sound memproses sinyal audio agar suara terasa datang dari berbagai arah. Karena itu, headset virtual 7.1 tidak selalu memiliki delapan speaker fisik.
Kok Bisa Suara Terasa dari Belakang?
Salah satu teknik yang digunakan adalah Head-Related Transfer Function atau HRTF. Sederhananya, sistem meniru perubahan suara ketika suara datang dari arah tertentu dan melewati bentuk kepala serta telinga.
Hasil pemrosesan tersebut membuat otak menerima petunjuk yang berbeda dari masing-masing telinga. Dari sinilah muncul kesan bahwa suara berada di depan, samping, atau belakang, meskipun driver tetap berada di kiri dan kanan.
Apakah 7.1 Lebih Bagus untuk Gaming?
Belum tentu. Dalam gim kompetitif, posisi suara memang penting untuk mengenali langkah kaki atau tembakan. Banyak pemain profesional justru mematikan fitur virtual surround dan menggunakan stereo karena menginginkan suara yang lebih langsung tanpa pemrosesan tambahan.
Virtual surround tetap memiliki kegunaan, terutama ketika pemain menginginkan kesan ruang yang lebih luas. Efek tersebut juga dapat menarik saat bermain gim santai atau menonton film karena membuat suara terasa lebih imersif.
Jadi, Mana yang Cocok?
Kebutuhan penggunaan bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih jenis audio yang digunakan.
Gaming kompetitif: stereo dapat menjadi pilihan ketika kejernihan dan ketepatan posisi suara lebih diutamakan.
Gaming santai: virtual surround dapat memberikan kesan ruang yang lebih luas saat bermain.
Menonton film: surround sound dapat menambah kesan imersif pada adegan dengan efek suara dari berbagai arah.
Kesimpulan
Stereo dan virtual surround sound memiliki pendekatan berbeda dalam menghasilkan persepsi arah suara. Perbedaannya bukan sekadar jumlah kanal, tetapi juga bagaimana sinyal audio diproses sebelum diterima telinga.
Tidak ada satu teknologi yang otomatis paling baik untuk semua kebutuhan. Jenis gim, konten yang ditonton, perangkat, serta karakter suara yang disukai dapat memengaruhi pengalaman setiap pengguna.
Saat memilih headset, memahami fungsi setiap fitur akan membantu kalian menentukan perangkat yang sesuai dengan penggunaan. Toko Zoom menyediakan berbagai pilihan perangkat audio yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan gaming, hiburan, maupun penggunaan sehari-hari.
Toko Zoom | Solusi IT Terpercaya
Hotline: 0852-2700-1500
Gesindo Digital Printing & Service
Service: 0853-3800-1500




Recent Comments